Kronologi perubahan Faham Nabi Isa yang bertuhan ESA
menjadi Trinitas
Berbagai pertanyaan yang sering: Muncul, Kenapa Natal
Jatuh pada 25 Desember. Padahal menurut Tahun Masehi Yesus itu terlahir pada
tanggal 01 Januari Tahun 0000. Ini yang sulit diterima, dan bahkan menimbulkan
perpecahan di kalangan Umat Kristen. Ada sebagian yang merayakan Natal Tanggal
01 Januari dan Ada yang merayakan tanggal 25 Desember. Berikut ada artikel yang
memuat kronologi perubahan Faham Nabi Isa yang Bertuhan Esa dan berubah menjadi
Trinitas.
12 M Tersurat dalam Yohanes 20:17 … “Aku naik kepada
Bapaku dan Bapamu, dan kepada Tuhanku dan Tuhanmu.”
57 M Paulus menulis “Tiada ada Allah lain, melainkan
Yang Satu. Bagi kita hanya ada satu Allah, Sang Bapa, dan satu Yesus Kristus.”
96 M Clement I (Clemens Romanus), 88 – 97, uskup Roma,
menulis “Kristus diutus oleh Tuhan dan para apostel (rasul) diutus oleh
Kristus.”
120 M Rukun Iman para apostel (Apostles’ Creed) mulai
dikenal Gereja. Bunyinya “Saya percaya akan Allah, Sang Bapa Yang Maha Kuasa.”
150 M Justin Martyr (juga dikenal dengan Justinus si
Ahli Filsafah), kelahiran Syikhem di Palestina,
100 – 165 M, dengan ajaran Platonisme mulai merusak
kesederhanaan Nasrani. Beliau adalah guru-besar Platonisme dan kemudian masuk
Kristen tanpa membuang Platonisme, sebab perpaduan maka beliau dihukum mati.
170 M Kata “Trias” pertama kali terdapat dalam
literatur Nasara.
200 M Kata “Trinitas” pertama kali digunakan oleh
Tertullianus, seorang penulis tarikh gereja.
230 M Origines gelar Adamantios, kelahiran Iskandaria
185-254 M, bapa Gereja, dan penulis Gereja, menentang
doa-doa ditujukan kepada Kristus.
260 M Sabellius, guru Nasrani, mengajar: Sang Bapa,
Sang Putera dan Roh Kudus adalah tiga nama untuk Tuhan yang sama.
300 M Bentuk Trinitas dan doa belum dikenal Gereja.
310 M Lactantius Firmianus, bapa Gereja, menulis
“Kristus tidak pernah menamakan dirinya Tuhan.”
320 M Eusebius, ahli tarikh Gereja dan uskup Caesarea,
dan kawan Arius
260 – 340 M, menulis “Kristus mengajar kita untuk
menamakan bapanya Tuhan yang benar dan untuk beribadat kepadaNya.”
325 M Muktamar Iznik (Nicene Council) bersepakat
menamakan Kristus “Allah dari Allah, Tuhan benar dari Tuhan benar.”
350 M Pertentangan-pertentangan hebat dalam Gereja
perihal ajaran Trinitas.
370 M Doxology (puja-puji) bagi Sang Bapa, Sang Putera
dan Roh Kudus, disusun dan disesalkan sebagai suatu bid’ah (novelty).
381 M Muktamar Konstantinopel (kini Istambul)
menyempurnakan ajaran “tiga oknum dalam satuTuhan.”
383 M Kaisar Theodosius I Agung (379-395) mengancam
akan menghukum semua yang tidak percaya dan tidak ibadat terhadap Trinitas.
496 M Firman Paus Gelasius I (492-496) menghukum Injil
Barnabas.
Barnabas adalah pembina jemaah di Antakia (Antiok).
TRINITAS tidak ada dalam Bible. Trinitas merupakan synthesis yang dihasilkan
oleh Gereja. Hubungan dengan Trinitas dari bangsa-bangsa jahilliyah yang
melahirkan Trinitas faham Gereja. Perpaduan ini memudahkan Gereja menasranikan
bangsa-bangsa jahiliyah yang bertrinitas.
Prof. Dr. G.J. Vossius [18] menerangkan bahwa
Trinitasnya:
Orang-orang Indian Amerika: OTKON, MESSOU dan
ATAHAUATA.
Orang-orang Hindu: BRAHMA, VISYNU dan SIVA, yang
dirupakan satu badan berkepala tiga.
Orang-orang Mesir Kuno: EICTON, CNEPH (DEMIURGUS) dan
PHTHA atau PTAH.
Bangsa-bangsa Greka (Yunani):
a)Orpheus: PHANES, URANOS dan KRONOS.
b)Plato: AGATHON, NOUS dan PSUCHE.
c)Pythagoras: MONAD, NOUS dan PSUCHE.
Orang-orang Parsi: OROMASDES. MITHRAS dan ARIMENES
Orang-orang Rumawi Kuna: JUPITER, MINERVA dan JUNO,
Amor ac Delicium, Jovis, yaitu Roh Suci. Orang-orang Skandinavia (Norse,
Anglo-Saxon, Jerman). ODIN (OTHIN atau WODAN), HAENIR dan LODUR.
Kiriman : chicholabus@yahoo.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar